AS Roma Tahan Imbang Leicester City, Mourinho Sayangkan Stamina Tim


as roma tahan imbang

Dalam laga lanjutan Liga Konferensi Eropa, AS Roma tahan imbang Leicester City. Skor yang dihasilkan adala 1-1.

Permainan imbang tersebut hanya bisa Roma berikan saat bertandang ke markas Leicester City pada leg pertama semifinal UEFA Conference League di Stadion King Power, Jumat 28 April 2022 dini hari WIB tadi.

Pemain hanya mampu menghasilkan performa imbang membuat pelatih Roma Jose Mourinho kecewa atas tim besutannya.

Jose merasa tidak puas dengan performa yang disajikan saat melawat ke kandang Leicester City.

Ketidakmampuan mengontrol bola dan membangun serangan balik menjadi catatan penting pelatih Jose Mourinho. Apalagi menurut Jose Mourinho, timnya jauh lebih mudah kehilangan bola daripada pemain-pemain Leicester.

Padahal sebenarnya Giallorossi telah mencoba memulai laga dengan baik. AS Roma tahan imbang Leicester City menguasai bola lebih banyak. Namun, bola nyaris tidak bertahan lama hingga ke gawang lawan.

Pada menit ke-15 saja, Roma meraih keunggulan terlebih dulu. Hal tersebut terjadi melalui gol Lorenzo Pellegrini. Dia membungkam permainan Leicester City.

Hanya saja pada babak kedua, Leicester memang bermain cukup bagus dan ganas sehingga mampu menyamakan kedudukan lewat gol bunuh diri Gianluca Mancini.

Hasil laga semalam membuat kedua tim memiliki kesempatan sama besarnya untuk lolos ke final UEFA Conference League 2021/2022.

Permainan leg kedua setelah Roma tahan imbang Leicester City yang di harapkan seru bakal di mainkan di Stadion Olimpico.

Meski hanya membawa skor imbang namun Roma di anggap telah memulai laga dengan baik dan lebih unggul. Namun, di mata Jose Mourinho ada dua masalah pelik yang harus menjadi evaluasi besar AS Roma.

Stamina AS Roma Rendah dan Mudah Kehilangan Bola

Meski telah berhasil mengontrol permainan pada babak 1 ketika melawat ke kandang Leicester City, namun Jose Mourinho merasa staminan timnya sangat rendah.

Di kutip pada laman Sky Sports Jose Mourinho yang di wawancara pasca pertandingan keduanya menyatakan, bahwa performa timnya buruk hingga mudah kehilangan bola.

Mudahnya kehilangan bola juga menjadikan AS Roma tahan imbang Leicester City tidak bisa membalikan keadaan dengan cepat apalagi membuat serangan balik.

Bagi Mourinho, di awal permainan memang tim besutannya memiliki intensitas yang stabil. Namun menjelang pertengahan permainan performa menurun. Mereka kehilangan energinya.

Tidak stabilnya intensitas permainan tersebut berhasil membuat Mourinho panas dingin. Dia akhirnya berusaha menurunkan pemain baru Jordan Veretout dan Sergio Oliveir di babak kedua. Meski demikian, keadaan Roma masih tetap tidak gesit seperti yang ia inginkan.

Tuntutan Jose Mourinho Pada Saat AS Roma Tahan Imbang Leicester City

Pada leg kedua Roma kontra Leicester, AS Roma akan menjadi tuan rumah permainan.

Meski menjadi tuan rumah, akan tetapi Mourinho merasa sangsi bahwa tugasnya tidak akan mudah. Tim tidak hanya membutuhkan dukungan penonton, tetapi juga banyak perbaikan.

Melihat penampilan Roma pada leg pertama, Mourinho akhirnya mengeluarkan berbagai tuntutan kepada timnya tersebut agar bisa meraih kemenangan dan terus melaju ke final UEFA Conference League.

Meski tidaklah mudah melawan Leicester City yang juga memiliki performa tim yang baik. Akan tetapi Jose Mourinho yakin timnya akan mendapatkan dorongan moril dari para fans.

Di prediksi setidaknya ada 70.000 penonton yang akan memadati Stadion Olimpico untuk menyaksikan leg keduanya. Laga semifinal ini sangat menarik perhatian fans kedua pihak dan penonton bola yang netral.

Tak hanya fokus melawan Leicester, AS Roma tahan imbang Leicester City juga sedang sibuk untuk menata diri agar mendapatkan tempat ke lima di Serie A.

Baca Juga : PSG Siap Bersih-bersih Pemain: 5 Nama Diprediksi Ditendang


Like it? Share with your friends!

What's Your Reaction?

hate hate
11
hate
confused confused
5
confused
fail fail
16
fail
fun fun
15
fun
geeky geeky
13
geeky
love love
8
love
lol lol
10
lol
omg omg
5
omg
win win
16
win

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.