Ciro Immobile Pilih Tolak Manchester United


Ciro Immobile tolak Manchester United memilih bertahan di Lazio

Ciro Immobile tolak Manchester United memilih bertahan di Lazio

Ciro Immobile tolak Manchester United memilih bertahan di Lazio – Immobile tidak sepi peminat. Apalagi dia memiliki catatan mengesankan sebagai mesin gol Lazio. Musim ini, Immobile masih tercatat sebaga top scorer Serie A Italia dengan mengoleksi 27 gol. Unggul 6 gol dari pemain depan Juventus Cristiano Ronaldo. Ketajaman striker berusia 30 ini memang tak diragukan. Immobile, total, sudah mengemas 116 gol selama 167 pertandingan bersama Lazio sejak didatangkan dari Sevilla pada 2016. Saat itu, Lazio mengeluarkan kocek 8,75 juta euro atau Rp 138 miliar. Tak heran bila dirinya menjadi incaran banyak klub top. Sebelumnya, Chelsea sudah mengincar striker yang menjadi capocannoniere atau pencetak gol terbanyak di kompetisi Serie A 2014 saat masih memperkuat Torino. Selanjutnya, Manchester United, Liverpool, dan klub lokal Napoli tertarik memboyong Immobile.

Menurut Calciomercato, manajer Man United Ole Gunnar Solskjaer menunjukkan ketertarikannya merekrut striker yang memiliki kecepatan dan jago duel udara ini. Sedangkan Liverpool sempat dilirik Immobile. Gara-garanya tim tersebut ditangani Juergen Klopp yang pernah melatihnya di Borussia Dortmund. Di klub Bundesliga Jerman itu, Immobile turut memenangi DFL Supercup 2014. Hanya teka-teki masa depan Immobile berakhir sudah. Dirinya sudah menyetujui menandatangani kontrak baru yang berdurasi 5 tahun dari Lazio. 

Dengan demikian, Lazio mempertahankan Immobile sampai 2025. Ini berarti dia bersama klub ibu kota itu sampai usia 35. Dalam kontrak itu, Immobile mendapat gaji sudah termasuk bonus sebesar 4 juta euro atau Rp 63 miliar setiap tahun. Meski kebolehannya membobol gawang lawan tak diragukan, namun Immobile justru diragukan bila pindah ke Liga Premier Inggris. Menurut mantan bek Chelsea Sinclair gaya bermain striker tim nasional Italia itu tak cocok dengan sepak bola Inggris.

“Dia memang pemain depan yang ekselen dan penyelesai akhir yang alamiah. Tetapi bermain di Liga Premier, Anda butuh lebih dari itu. Terutama dengan cara bermain. Anda harus mempertimbangkan bagaimana pemain di sana tak pernah berhenti bergerak,” ujarnya


Like it? Share with your friends!

What's Your Reaction?

hate hate
6
hate
confused confused
16
confused
fail fail
11
fail
fun fun
10
fun
geeky geeky
8
geeky
love love
3
love
lol lol
5
lol
omg omg
16
omg
win win
11
win

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *