Juventus dan Inter Milan Bersaing Ketat Di Zona Atas Liga


Inter Milan memimpin klasemen sementara Juventus menempel ketat
Inter Milan memimpin klasemen sementara Juventus menempel ketat
Inter Milan memimpin klasemen sementara Juventus menempel ketat

Inter Milan memimpin klasemen sementara Juventus menempel ketat

Inter Milan memimpin klasemen sementara Juventus menempel ketat – Inter Milan yang melakukan perombakan besar-besaran termasuk memboyong pelatih Antonio Conte sukses bertengger di puncak klasemen. Namun Inter mendapat ancaman serius dari juara bertahan, Juventus. Juve memang tidak melakukan perombakan. Raksasa Serie A ini hanya mengganti pelatih Massimiliano Allegri. Posisinya digantikan eks pelatih Chelsea Maurizio Sarri yang sebelumnya menangani Napoli. Skuat juga kian solid dengan kedatangan bek Matthijs de Ligt dan gelandang Aaron Ramsey. Secara keseluruhan, Juve tidak banyak melakukan perombakan dibandingkan Inter. Kini, kedua tim bersaing ketat di zona atas klasemen. Baik Inter dan Juve sama-sama memenangi dua pertandingan pertama liga sehingga meraih enam poin. Hanya, Nerazzurri unggul selisih gol yang menjadikan mereka menduduki puncak klasemen.

Selain Inter dan Juve, mereka tak bisa mengabaikan Torino yang juga memenangi dua pertandingan pertama. Bahkan di laga terakhir sebelum jeda kompetisi, Torino menghabisi Atalanta 3-2 di kandang lawan. Musim lalu, Atalanta tampil gemilang dan berhasil menembus empat besar sehingga berlaga di Liga Champions. Pada liga pekan ke-3 setelah berakhirnya pertandingan internasional, Juve melakoni laga tandang melawan Fiorentina di Stadion Artemio Franchi, Sabtu 14 September 2019. Bila mampu meraih poin, I Bianconeri bakal menggusur Inter dari posisi puncak. 

“Saat ini, saya sepenuhnya fokus di liga. Kami fokus pada laga Sabtu (melawan Fiorentina). Kami berada di fase yang belum memungkinkan merotasi pemain karena kami masih mencari bentuk dan struktur permainan tim.” kata Sarri kepada Football Italia.

Rotasi pemain yang belum diterapkan Sarri mengakibatkan beberapa pemain seperti de Ligt, Ramsey dan Adrien Rabio jarang dimainkan. Bahkan gelandang senior Sami Khedira tak pernah tampil selama 90 menit selama dua pertandingan.

“Ada beberapa pemain yang jarang dimainkan seperti Khedira, Ramsey dan Rabiot. Saya juga berharap De Ligt secepatnya beradaptasi dengan sepak bola Italia. Tetapi satu hal yang ingin saya sampaikan, dalam karier saya, belum pernah melihat sebuah tim yang memiliki kerja sama begitu bagus selain Juve.” ujarnya.


Like it? Share with your friends!

What's Your Reaction?

hate hate
11
hate
confused confused
5
confused
fail fail
16
fail
fun fun
15
fun
geeky geeky
13
geeky
love love
8
love
lol lol
10
lol
omg omg
5
omg
win win
16
win

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *