Lukaku Cetak Rekor Baru di Liga Europa


Lukaku mencetak rekor bersama Inter Milan di Liga Europa

Lukaku mencetak rekor bersama Inter Milan di Liga Europa

Lukaku mencetak rekor bersama Inter Milan di Liga Europa – Dalam laga perempat final yang digelar satu kali di tempat netral di Merkur Spiel-Arena, Selasa, 11 Agustus 2020 dini hari WIB, Inter menang 2-1. Lukaku membuat rekor sebagai pemain pertama yang selalu mencetak gol selama 9 pertandingan berturut-turut di Liga Europa. Dirinya pun sudah mengoleksi 31 gol bagi Inter di berbagai kompetisi musim ini.

“Romelu menjalani musim yang ekselen dan itu bisa tercapai karena dukungan dari tim. Saya bangga pada dia dan pantas mendapatkannya. Namun Romelu juga harus berterima kasih kepada tim karena yang memungkinkan dia mencapai performa terbaik dalam kariernya,” kata Conte saat menanggapi pencapaian Lukaku.

Inter sesungguhnya tak menurunkan tempo permainan meski sudah unggul 2 gol. Namun Leverkusen memang tak menyerah. Terbukti, mereka tak butuh waktu lama untuk memperkecil ketinggalannya. Gol Die Werkself dihasilkan sang bintang Kai Havertz setelah melakukan kerjasama satu-dua dengan striker Kevin Volland. Kerjasama itu dituntaskan Havertz yang menaklukkan kiper Samir Handanovic. Gol oleh pemain yang tengah diincar Chelsea itu tercipta di menit 25. Inter sesungguhnya berpeluang menambah gol setelah wasit Carlos Del Cerro Grande memberikan hadiah penalti, satu menit kemudian. Penalti diberikan karena tangan Daley Sinkgraven dianggap mengenai bola di kotak terlarang.

Namun setelah meninjau lewat VAR, wasit membatalkan penalti itu. Pasalnya bola ternyata hanya mengenai bahu Sinkgraven. Skor pun tetap 2-1 untuk Inter sampai akhir babak pertama. Di babak ke-2, baik Inter maupun Leverkusen bermain menyerang. Hanya, Inter lebih menguasai permainan. Mereka menciptakan beberapa peluang tetapi gagal membuahkan hasil. Paling tidak, gelandang Roberto Gagliardini memiliki 2 peluang yang bisa menambah gol. Namun usahanya gagal.

Inter berpeluang menambah gol saat kembali mendapat penalti menjelang akhir pertandingan. Kali ini, gelandang Karim Bellarabi dinilai menjatuhkan Eriksen di kotak penalti. Namun setelah ditinjau lewat VAR, wasit lagi-lagi membatalkan penalti itu karena dinilai tak ada pelanggaran. Sampai akhir pertandingan, skor tetap 2-1. Inter lolos ke semifinal untuk menghadapi Shakhtar Donetsk atau FC Basel. Ke-2 tim baru akan bertanding untuk menentukan satu tiket ke 4 besar pada Rabu, 12 Agustus 2020 dini hari WIB.


Like it? Share with your friends!

What's Your Reaction?

hate hate
5
hate
confused confused
15
confused
fail fail
10
fail
fun fun
8
fun
geeky geeky
6
geeky
love love
1
love
lol lol
3
lol
omg omg
15
omg
win win
10
win

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *