Maurizio Sarri Pelatih Juventus Jatuh Sakit Karena Rokok


Maurizio Sarri menderita sakit pneumonia atau radang paru-paru
Maurizio Sarri menderita sakit pneumonia atau radang paru-paru
Maurizio Sarri menderita sakit pneumonia atau radang paru-paru

Maurizio Sarri menderita sakit pneumonia atau radang paru-paru

Maurizio Sarri menderita sakit pneumonia atau radang paru-paru – Diketahui, Sarri (60), jatuh sakit serta harus menjalani perawatan pada beberapa kesempatan. Termasuk juga ketika sebelum pertandingan pramusim bertemu tim junior Juve di Villar Perosa. Pneumonia merupakan penyakit infeksi yang menyerang paru-paru, sehingga menyebabkan kantung udara di dalam paru meradang dan membengkak. Kondisi kesehatan ini seringkali juga disebut dengan paru-paru basah, sebab paru bisa saja dipenuhi dengan air atau cairan lendir. Mantan pelatih dari Napoli dan Chelsea tersebut selanjutnya tidak melakukan perjalanan ke Triestina. pada laga persahabatan yang dimenangi oleh Juve dengan skor 1-0. Sarri merupakan salah satu sosok pelatih yang tidak bisa jauh dari tembakau. Pasalnya, rokok menjadi bagian utama dalam aktivitas pelatih 60 tahun tersebut.

Kegemaran merokok diduga salah satu penyebab Sarri menderita penyakit ini. Namun, sejauh ini Sarri dikabarkan masih mampu menjalani tugasnya di kursi pelatih Juventus. Bahkan ia mengaku dalam sehari menghabiskan 60 batang rokok. Kebiasaan merokok tersebut bukan hanya terjadi di luar pekerjannya saja, melainkan juga ketika melatih di klub Italia seperti Empoli dan Napoli. Sarri kerap tertangkap kamera tengah asyik merokok di pinggir lapangan. Merokok dengan filter menjadi piloihan Sarri, pasalnya regulasi tidak memperbolehkan pelatih merokok pada area teknik. Juventus akan menjalani laga pembuka Serie A 2019-20 dengan menghadapi Parma. Sarri diharapkan bisa berada di pinggir lapangan pada laga nanti.

“Maurizio Sarri, setelah istirahat selama sepekan, berada di JTC Continassa hari ini. Dia berkoordinasi pekerjaan dengan stafnya. Sayangnya, dia tidak dapat melakukan pelatihan di lapangan karena flu yang terus menerus, yang melanda dirinya selama sepekan lalu,” isi pernyataan Juve.

“Pada sore hari, dia menjalani tes lebih lanjut yang memastikan dia menderita pneumonia dan sudah melakukan terapi khusus. Pelatih telah memberi wewenang kepada klub untuk mengomunikasikan keadaan kesehatannya.” lanjutnya.

Mantan pelatih Chelsea itu juga mesti menjalani pemulihan penyakit pneumonia. Namun, tidak diketahui berapa lama pelatih berusia 60 tahun ini menjalani penyembuhan.


Like it? Share with your friends!

What's Your Reaction?

hate hate
11
hate
confused confused
5
confused
fail fail
16
fail
fun fun
15
fun
geeky geeky
13
geeky
love love
8
love
lol lol
10
lol
omg omg
5
omg
win win
16
win

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *