Gabriel Martinelli Pemain 18 Tahun Menjadi Bintang Arsenal


Pemain muda Gabriel Martinelli menjadi pahlawan kemenangan arsenal
Pemain muda Gabriel Martinelli menjadi pahlawan kemenangan arsenal
Pemain muda Gabriel Martinelli menjadi pahlawan kemenangan arsenal

Pemain muda Gabriel Martinelli menjadi pahlawan kemenangan arsenal

Pemain muda Gabriel Martinelli menjadi pahlawan kemenangan arsenal – Gabriel Martinelli bikin pusing manajer Arsenal Unai Emery. Pemain berusia 18 ini kembali menjadi bintang Arsenal saat menaklukkan Standard de Liege 4-0 di pertandingan Grup F Liga Europa di Stadion Emirates, Jumat 4 Oktober 2019 dini hari WIB. Martinelli kian mengukuhkan sebagai bintang masa depan Arsenal. Bahkan dirinya siap menggeser Nicolas Pepe yang belum menunjukkan performa maksimal sejak didatangkan dari Lille. Padahal, pemain sayap Pantai Gading ini dibeli dengan harga mahal. Namun Pepe belum memenuhi ekspetasi. Bila performanya masih ambyar, Pepe bakal digeser Martinelli yang kian matang.

Di laga melawan Standard Liege, Martinelli mencetak brace hanya dalam tempo tiga menit. Dua gol pemain berusia 18 itu membuka pesta kemenangan The Gunners. Gol pertama Martinelli tercipta di menit 13. Dirinya menuntaskan umpan dari Kieran Tierney. Gol tersebut menjadikan pemain yang dibeli dari klub Brasil, Ituano dengan harga 6 juta poundsterling ini, sebagai pemain termuda Arsenal yang mencetak gol di kompetisi Eropa. Hanya berselang tiga menit, Martinelli menggandakan keunggulan Arsenal. Dengan demikian, pemain asal Brasil ini sudah mencetak empat gol dari tiga laga yang dilakoni. Sebelumnya, Martinelli juga mencetak dua gol saat Arsenal menang besar 5-0 atas Nottingham Forest di Piala Liga.

Tak hanya mencetak gol, Martinelli juga membuat assist yang mengantarkan Dani Ceballos memantapkan kemenangan Arsenal menjadi 4-0 di menit 57. Sebelum gol Ceballos, bintang muda lainnya, Joe Willock, membobol gawang Standard Liege di menit 22. Pemain berusia 20 ini diprediksi juga bakal melejit dan bersama Martinelli menjadi tulang punggung klub London utara ini di tahun-tahun mendatang. Performa ciamik Martinelli menjadikan Emery tak segan memujinya. Apalagi, dia bermain tidak di posisi yang sesunguhnya. Emery memainkan Martinelli sebagai striker meski Martinelli merupakan pemain sayap. 

“Dia lebih suka bermain sebagai sayap kiri maupun kanan. Saya memainkannya sebagai striker karena dia bermain di posisi itu saat di Brasil,” kata Emery. 


Like it? Share with your friends!

What's Your Reaction?

hate hate
3
hate
confused confused
13
confused
fail fail
8
fail
fun fun
6
fun
geeky geeky
5
geeky
love love
16
love
lol lol
1
lol
omg omg
13
omg
win win
8
win

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *