VAR Menghilangkan Sisi Dramatis Dari Sebuah Pertandingan Sepak Bola?


Pendapat berbagai pelatih tentang teknologi VAR di Sepakbola
Pendapat berbagai pelatih tentang teknologi VAR di Sepakbola
Pendapat berbagai pelatih tentang teknologi VAR di Sepakbola

Pendapat berbagai pelatih tentang teknologi VAR di Sepakbola

Pendapat berbagai pelatih tentang teknologi VAR di Sepakbola – Semua tergantung dari sudut mana memandang teknologi itu. Yang diuntungkan tentu bersuka dengan keputusan wasit usai meninjau sebuah insiden dari VAR. Yang dirugikan memang ada kecewa tetapi ada yang menerimanya. VAR kerap menimbulkan kebingungan, bukan saja bagi penonton tapi tim yang bertanding. Seperti satu gol dan peluang penalti Kolombia yang dianulir karena teknologi VAR di laga terakhir Grup B. Copa America di Arena Fonte Nova Salvador, Senin 24 Juni 2019 dini hari WIB. Di pertandingan Kolombia melawan Paraguay, gol Luis Diaz dianulir wasit Victor Hugo Carrillo usai meninjau VAR. Padahal, pemain dan pelatih beserta ofisial sudah merayakan gol. Begitu pula suporter sudah menyambut gol itu dengan sorak-sorai.

Namun gol itu kemudian tidak disahkan. Wasit menilai Diaz menyentuh bola dengan tangan saat menerima umpan dari James Rodriguez. Buntutnya Queiroz mengungkapkan kekecewaannya atas keputusan wasit yang didasarkan pada VAR.

“Sulit berkomentar tentang VAR. Teknologi jelas penting untuk meningkatkan kredibilitas sepak bola. Namun kami tak setuju dengan caranya dipakai,” kata Queiroz.

Berbeda dengan pelatih Venezuela Rafael Dudamel yang mendapat keuntungan besar dari VAR. Bagaimana tidak, lima gol yang bersarang ke gawang Venezuela dibatalkan gara-gara VAR. Tercatat dua gol dari Peru dan tiga gol yang dicetak pemain Brasil ke gawang mereka tak ada satu pun yang disahkan wasit setelah meninjaunya lewat VAR. Dudamel pun lantas memuji teknologi tersebut karena menyelamatkan timnya dari dua kekalahan Dia pun mengapresiasi wasit yang selalu meninjau setiap gol yang tercipta. Hasil dari VAR, Venezuela bisa lolos ke perempat final. Mereka tercatat dua kali bermain imbang 0-0 melawan Peru dan Argentina. Di laga terakhir, Venezuela menghajar Bolivia 3-1. Hanya di perempat final, mereka harus bertemu Argentina yang bakal mengamuk setelah lolos dari penyisihan grup.

Brasil pun tak mempersoalkan VAR. Barangkali karena Brasil bertindak sebagai tuan rumah, pelatih Tite memilih mendukung penggunaan teknologi tersebut. Padahal tiga gol saat melawan Venezuela menggagalkan kemenangan Selecao. Tak hanya itu, tim Brasil pun kembali mendapat cemooh gara-gara gagal menang atas lawannya. 

“VAR sudah tepat. Saya tidak akan komplain. Keputusan itu sudah adil,” kata Tite seperti dikutip Mirror. 


Like it? Share with your friends!

What's Your Reaction?

hate hate
5
hate
confused confused
15
confused
fail fail
10
fail
fun fun
8
fun
geeky geeky
6
geeky
love love
1
love
lol lol
3
lol
omg omg
15
omg
win win
10
win

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *