Rivalitas Generasi Baru Pasca Era Messi dan Ronaldo


Rivalitas Generasi Baru Pasca Era Lionel Messi dan Ronaldo

Rivalitas Generasi Baru Pasca Era Lionel Messi dan Ronaldo

Rivalitas Generasi Baru Pasca Era Lionel Messi dan Ronaldo – Rivalitas panjang nan sengit antara Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo merupakan salah satu babakan sejarah terbesar di era sepak bola modern. Yang telah dimulai setidaknya sejak tahun 2008 silam. Rivalitas itu telah mengakar sejak di level klub, tim nasional, bahkan gaung rivalitasnya terus merembet hingga menyangkut torehan rekor dan catatan statistik individu. Panggung megah El Classico telah menjadi saksi bisu bagaimana keberadaan Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi benar-benar meningkatkan tensi laga Barcelona dan Real Madrid hingga ke level yang teramat tinggi. Selama 9 tahun lamanya, sejak kedatangan Cristiano Ronaldo ke Real Madrid hingga 2018. Laga El Classico tak ubahnya perang sepak bola yang mempertaruhkan segala gengsi dan kehormatan masing-masing kubu.

“Sebuah rivalitas panjang yang akan terus dikenang selamanya, karena telah berlangsung selama bertahun-tahun. Tak mudah untuk terus mempertahankan level permainan tinggi selama beberapa tahun. Ketika bermain pada dua klub terbaik dunia yang penuh tekanan, Barcelona dan Real Madrid.” Aku Lionel Messi kepada DAZN. 

“Berkompetisi dengan Ronaldo selama bertahun-tahun akan terus diingat selamanya. Persaingan diantara kami sangat profesional, secara pribadi. Aku yakin para fans dan publik sepak bola telah menikmatinya.”

Kini, di tahun 2020, Rivalitas antara Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo sudah tak dapat dijumpai lagi di Liga Spanyol. Cristiano Ronaldo kini telah bermain di Juventus dalam usia 35 tahun. Sedangkan Lionel Messi di usa 32 tahun masih tetap setia di Barcelona. Kedua pemain masih mampu tampil prima, kendati tak lama lagi masa kejayaannya akan segera habis.

Beberapa pemain seperti Antoine Griezmann, Eden Hazard hingga Neymar sempat diprediksi akan merusak rivalitas Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Namun, ternyata ketiga pemain itu tak mampu menyamai level produktifitas dan mental juara Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.

Rivalitas sengit para bitang pesepakbola layaknya Messi dan Ronaldo dalam 1 hingga 2 dekade kedepan. Diprediksi akan ditakdirkan jatuh ke Kylian Mbappe dan Erling Haaland. Bukan tanpa sebab, Kylian Mbappe dengan segala potensinya telah mampu menjuarai Piala Dunia di usia 19 tahun. Sebagaimana legenda besar Brazil, Pele yang mampu meraih trofi Piala Dunia pada usia 17 tahun.


Like it? Share with your friends!

What's Your Reaction?

hate hate
16
hate
confused confused
10
confused
fail fail
5
fail
fun fun
3
fun
geeky geeky
1
geeky
love love
13
love
lol lol
15
lol
omg omg
10
omg
win win
5
win

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *