Ronald Koeman Datang Saat Barcolona Dengan Segudang Masalah


1
1 point
Ronald Koeman hadapi masalah segudang yang dialami Barcelona

Ronald Koeman hadapi masalah segudang yang dialami Barcelona

Ronald Koeman hadapi masalah segudang yang dialami Barcelona

Ronald Koeman hadapi masalah segudang yang dialami Barcelona – Era kejayaan Barca memang sudah berakhir. Namun perjalanan Barca berada di padang pasir1 alias kekeringan prestasi diprediksi hanya beberapa tahun saja. Koeman berada di posisi yang berbeda dengan pelatih Pep Guardiola yang pernah menjadi rekan tim di Barca. Begitu pula saat Tito Vilanova, Luis Enrique sampai Ernesto Valverde menjadi pelatih tim.Mereka masih memiliki Lionel Messi yang berada di usia keemasan. Selain itu ada Xavi Hernandez, Andres Iniesta, Luis Suarez sampai Neymar yang kemudian dilepas ke Paris Saint-Germain. Ini yang menjadikan Barca masih bisa meraih trofi. Bagaimana dengan Koeman yang menggantikan Quique Setien? Tidak ada lagi Xavi dan Iniesta. Suarez sudah tak bisa lagi menjadi andalan karena tak lagi muda. Deretan pemain senior seperti Gerard Pique dan Sergio Busquets pun sudah mentok. Mereka hanya menunggu kapan didepak dari Camp Nou.

Pique pun dengan penuh kesadaran siap meninggalkan Barca usai kekalahan 8-2 dari Bayern Munich di perempat final Liga Champions. Ironis karena beredar rumor bila dirinya pernah meminta manajemen untuk tidak membeli Matthijs de Ligt. Pique khawatir kehilangan posisinya bila bek tim nasional Belanda itu didatangkan Barca. Namun itu hanya sebatas gosip saat sebuah media di Spanyol membuat analisis kegagalan Barca memboyong De Ligt. Meski bersaing ketat dengan Manchester United, namun akhirnya De Ligt memilih bergabung dengan Juventus. Begitu pula Messi yang memasuki senjakala. Hanya, di usia yang sudah 33, Messi justru menanggung beban lebih berat. Tim Barca di bawah asuhan Valverde maupun Setien sepenuhnya mengandalkan Messi.

Meski demikian, itu hal yang wajar dengan gaji Messi yang tertinggi di dunia. Koeman yang didatangkan dari Belanda dihadapkan pada skuat yang tak lagi berjaya di kompetisi domestik maupun Liga Champions. Mereka pun mengakhiri musim tanpa gelar. Bahkan Barca harus menanggung malu karena gawang Marc-Andre ter Stegen bisa kebobolan sampai 8 kali dalam satu pertandingan.

Hal yang sulit dibayangkan dari sebuah klub raksasa Eropa dan bahkan dunia. Namun Barca memang sudah memasuki penurunan. “Tidak ada yang abadi,” kata Koeman seperti dikutip Football Espana.


Like it? Share with your friends!

1
1 point

What's Your Reaction?

hate hate
8
hate
confused confused
1
confused
fail fail
13
fail
fun fun
11
fun
geeky geeky
10
geeky
love love
5
love
lol lol
6
lol
omg omg
1
omg
win win
13
win

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *