Pencoretan Sutan Zico Dari Timnas U-19 Membuat Warganet Kecewa


Sutan Zico dicoret dari skuad Timnas Indonesia U-19

Sutan Zico dicoret dari skuad Timnas Indonesia U-19

Sutan Zico dicoret dari skuad Timnas Indonesia U-19 – Di halaman Instagram Sutan Zico, kolom komentar dibanjiri komentar yang menguatkan pemain berusia 18 tahun tersebut. Dukungan salah satunya datang dari pemain Persija, Rezaldi Hehanussa. Pencoretan Sutan Zico dan 10 pemain lain dari pemusatan latihan tim nasional (timnas) Indonesia U-19 membuat warganet di sosial media bereaksi. Sejumlah dukungan diberikan kepada eks pemain timnas Indonesia U-16 tersebut.

“Semangat ade gagah, buktikan kembali,” tulis Rezaldi di kolom komentar postingan Sutan Zico. Selain itu ada juga dukungan dari bek Marcell Januar Putra. “tetap cemungut abang.” tulis pemain timnas U-16 tersebut.

Sementara itu di halaman Instagram PSSI, sejumlah warganet juga menanyakan perihal pencoretan Zico. “Tolong jelaskan kenapa @sutansicooo dicoret” tulis salah satu warganet.

“Liat permainan zico di beberapa event internasional dan di garuda select harusnya dia ga di coret.. semangat buat zico,” tulis warganet lainnya.

Sebelumnya pemain yang sukses antarkan timnas U-16 Indonesia meraih gelar Piala AFF U-16 2018 ini sempat mengutarakan kekecewaan karena pencoretan tersebut.

Menurut pemain muda Persija ini pencoretan ia dan 10 pemain lain terasa sangat aneh dan tidak adil.

“Kecewa sebenarnya dicoret dari Timnas U-19. Saya baru latihan tiga kali, itu juga masih latihan ringan belum masuk latihan inti, strategi atau internal game. Tiba-tiba ada pencoretan, kaget. Aneh sih menurut saya,” kata Zico seperti dikutip Football5star.com dari cnnindonesia, Kamis (13/8/20200.

Sementara itu, mantan pelatih Zico, Fakhri Husaini juga turut buka suara terkait pencoretan mantan anak asuhnya tersebut. Menurut coach Fakhri, kekecewaan yang dirasakan Zico cukup wajar namun ia berpesan agar hal itu tak berlangsung lama.

“Jadi untuk @sutanzicooo cs, apa yang kalian alami saat ini adalah hal biasa di sepak bola. Kecewa boleh, tapi jangan lama-lama karena waktu terus berjalan. Ingat, sepak bola hanya untuk anak-anak yang kuat, kuat menerima pujian, kuat menghadapi ujian,” tulis Fakhri.


Like it? Share with your friends!

What's Your Reaction?

hate hate
1
hate
confused confused
11
confused
fail fail
6
fail
fun fun
5
fun
geeky geeky
3
geeky
love love
15
love
lol lol
16
lol
omg omg
11
omg
win win
6
win

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *