Ujian Pertama Lionel Scaloni yang Tidak Mudah Tak Lain Copa America


Ujian Pertama Untuk Lionel Scaloni Pelatih Argentina
Ujian Pertama Untuk Lionel Scaloni Pelatih Argentina
Ujian Pertama Untuk Lionel Scaloni Pelatih Argentina

Ujian Pertama Untuk Lionel Scaloni Pelatih Argentina

Ujian Pertama Untuk Lionel Scaloni Pelatih Argentina – Argentina menjadi salah satu unggulan di Copa America 2019. Motivasi kuat Lionel Messi dan Sergio Aguero untuk memberi trofi kepada Argentina. Ujian perdana bagi pelatih muda Lionel Scaloni. Usianya masih 41 dan belum lama pensiun sebagai pesepak bola. Hanya Scaloni memang beruntung karena di tahun-tahun pertama sebagai pelatih, dia sudah menjadi asisten pelatih timnas Jorge Sampaoli di Piala Dunia 2018. Saat Argentina gagal di Rusia, Sampaoli dipecat dan dia ditunjuk sebagai pelatih sementara. Tak lama kemudian, Scaloni yang hanya tujuh kali membela timnas menjadi pelatih kepala. Dan, tugas pertama yang tidak mudah tak lain Copa America. Tak lama kemudian, Scaloni hanya hanya tujuh kali membela timnas menjadi pelatih kepala Albiceleste.

Dan, tugas pertama yang tidak mudah tak lain Copa America. Scaloni mungkin tak kesulitan meramu tim yang dijejali pemain papan atas. Apalagi, Messi masih bersedia membela Argentina. Ini mungkin menjadi Copa America terakhir bagi kapten Barcelona lagi yang usianya sudah 31. Selain Messi, ada striker Sergio Aguero, Nicolas Otamendi, sampai Angel Di Maria yang juga sudah memasuki usia di atas 30. Skuat pilihan Scaloni memang rata-rata berusia 26 sampai 30 tahun. Artinya mereka berada di usia kematangan untuk meraih gelar juara. Ini didukung dengan rekor Argentina di Copa America. Dengan memenangi 14 titel, Argentina menjadi tim kedua yang paling banyak merebut trofi Copa America. Argentina juga merupakan tim paling produktif dengan mencetak 455 gol di Copa America.

Mereka pernah mencetak kemenangan besar saat membantai Ekuador 12-0 di gelaran 1942. Dalam sejarah Copa America, Argentina mencatat 119 kali menang, paling banyak di antara tim lain, dan 39 kali kalah. Motivasi Messi memberi trofi bagi Argentina bisa menjadi kekuatan tersendiri saat mereka berlaga di Brasil. Kolaborasi Messi dengan Aguero dan Di Maria tetap menjadi momok bagi tim-tim lawan. Tidak mudah memang karena Brasil tengah mencapai performa terbaik setelah gagal di Piala Dunia 2018.


Like it? Share with your friends!

What's Your Reaction?

hate hate
6
hate
confused confused
16
confused
fail fail
11
fail
fun fun
10
fun
geeky geeky
8
geeky
love love
3
love
lol lol
5
lol
omg omg
16
omg
win win
11
win

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *